Ketika Iri Dengki Hinggap Di hati

Umum March 23rd, 2008

sekarang ini banyak sekali teman kita yang sesama muslim tidak senang ketika saudaranya mendapat ni’mat,yang terlintas di benaknya bagaimana menjatuhkan teman yang mendapat ni’mat itu.Ketika temannya kaya maka teman lainnya mulai menyelidiki ,apa sih kerjaannya ? kok bisa kaya ? padahal dulu punya rumah saja tidak,jangan-jangan dia ………..? .Itulah kalimat yang muncul ketika melihat saudaranya sesama muslim mendapat ni’mat kekayaan.Sangat sedikit saudara kita sesama muslim yang gembira melihat keberhasilan orang lain.Ketika Si Pulan membeli mobil tetangga sebelah langsung berkata,”Wah paling itu kreditan paling lama 3 bulan mobil itu di tangannya ,”itu yang di ucapkan ,jarang sekali saudara kita sesama muslim berkata begini,”Alhamdulillah si Pulan membeli mobil kali aja saya bisa ikut menumpang atau meminjam,”Dari contoh ucapan yang awal kita bisa melihat betapa si pulan sibuk mengurusi harta orang lain ,dia sangat tidak senang ketika tetangga nya membeli mobil dia akan berprasangka buruk dan berkata macam-macam .Kalau kita lihat ucapan kedua dia sangat senangĀ  ketika tetangganya membeli mobil .Orang yang dengki akan selalu sibuk mengurusi orang lain ,tetangga beli kulkas dia panas dingin,ketika tetangganya beli mobil dia masuk rumah sakit .Ternya iri dengki itu sangat merusak seperti dalam di katakan hadits ,” jauhilah oleh kamu sifat dengki karena dengki itu memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar,”

Saya juga pernah merasakan ketika saya mendapat ni’mat lalu banyak orang berkata wah pak lihan itu kerjanya apa ya ?kok hanya di rumah saja kaya ?ucapan seperti itu sering saya dengar,banyak yang lantas menyelidiki saya kerja apa ?punya bisnis apa ?pertanyaan itu sebenarnya tidak di larang ,kalau di tanyakan langsung kepada saya ,tapi karena prtanyaan itu di jawab sendiri maka akibatnya adalah ,”wah paling pak Lihan itu memelihara tuyul nggak kerja kok kaya ,atau jangan-jangan menipu atau ……?Ucapan seperti itu yang sering saya dengar tetapi bagi saya ucapan itu tidak menjadi masalah karena dengan semakin banyak orang menggunjing saya ,membicarakan saya,mendengki saya maka semakin banyak juga dosa saya yang di ambil orang itu dan pahala saya juga bertambah karena pahala yang mendengki pindah kepada saya.Memang penyakit hati sangat susah obatnya kalau sakit jasmani cukup ke dokter tapi kalau penyakit hati tidak bisa ke dokter manapun .

Ketika iri dengki hinggap di hati maka pandangan kepada orang selalu yang buruk maka pantas saja kalau dengki itu membakar kebaikan seperti api membakar kayu bakar.Orang yang dengki senang kalau saudaranya susah dan susah ketika saudarnya senang ,maka jauhilah iri dengki kalau tidak mau kebaikan kita habis di makannya.